A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
HIV/AIDS
merupakan masalah global yang berkembang di setiap negara termasuk Indonesia.
Jumlah penderita terbanyak di Jakarta, Papua dan Bali. Perkembangan penularan HIV/AIDS disebabkan
oleh banyaknya penggunaan narkoba suntik yang menggunakan jarum secara
bersama-sama dan perkembangan perilaku seks bebas yang beresiko menjadi
penyebab penularan utama HIV. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan Penyakit Menular
Seksual yang sangat tinggi.Menurut
Unicef Indonesia,adabeberapahal yang perlu
dibenahi untukmengurangiperkembangan
HIV/AIDS tersebut, antara lain kurangnya akses untuk konsultasi tentangmasalahkesehatan reproduksi, minimalnyaaksesuntukmendapatkan
pelayanan keluarga berencana, dankurangnyapelayanan
HIV/AIDS untuk anak-anak, sertakurangnyakesadaranakantest HIV/AIDS secara sukarela serta kurangnyasosialisaitentangpencegahan untuk
mencegah transmisi virus dari ibu ke anak (mother to child transmission)
yang masih belum menjangkau perempuan beresiko tinggi di usia produktif.
Sejauh ini virus HIV/AIDS masih belum ditemukan obatnya, hal inilah
yang menjadikan alasan mengapa BPPT (Badan Pengajian dan Penerapan Tekhnologi)
sampai melakukan penelitian terhadap khasiat jamur pangan yang kemudian
mensosialisasikannya. Jamur yang
dimaksudtersebutialahJamurShintake yang memiliki senyawa beta-glucan untuk
menghambat virus HIV (Human Immunodeficency Virus).Kandungan yang dimilikiJamurShintakeyaituberupakandungan beta-glucan yang
mudah untuk diencerkan kembali danberkontribusi
dalam menambah immunitas tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terkena penyakit.
Dengan adanya peningkatan imunitas ini, maka JamurShintakeini bisa
dikonsumsi oleh penderita HIV/AIDS.Indonesia,
merupakan Negara yang kaya akanSumberDayaAlamnya, misalnyadalam
bidang pertaniannya. Di Indonesia terdapat beraneka ragam tanaman baik yang
hidup didarat maupun dilaut, misalnya seperti jamur dan jahe merah yang sering
kita jumpai di darat, serta rumput laut yang sering kita jumpai di lautanIndonesia. Dari sekian
banyaknya tanaman tersebut yang terkenal akan khasiat dan kegunaannya munculah
beberapa aneka sajian kuliner, misalnya seperti pengolahan Jamur yang di
sajikan dalam bentuk makanan ringan yang dapat dinikmati kapanpun dan dimanapun
serta yang dapat menemani aktifitas kita. Makadilihatdarikecenderunganmasyarakat
Indonesia yang menyukaianekamakananringankita memadukan beberapa tanaman tersebut untuk
diolah menjadi makanan ringan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Rumput laut yang dikenal algae laut atau yang
sering kita sebut seaweeds ini memiliki banyak khasiat antara lain, meningkatkan daya tahan tubuh. Berdasarkan Penelitian, rumput laut bisa menjadi stimulan dalam
proses penyembuhan kanker melalui perannya dengan meningkatkan produksi
antibodi, cytokines (protein pelawan infeksi) yang dapat membantu menyembuhkan
infeksi dan penyakit kroni. Rumput laut juga makanan bebas lemak dan kaya akan
serat pangan. Seperti yang kita ketahui bahwa selain melancarkan pencernaan,
serat juga dapat membuat perut kenyang lebih lama, sehingga kita bisa terhindar
dari pola makan berlebihan yang bisa menambah berat badan. Disamping itu, rumput laut di beberapa negara
juga digunakan sebagai penambah rasa atau pengganti rasa asin dalam garam pada
produk makanan ringan.Jahe merah, atau
yang dikenal juga dengan istilah Zingiber Officinale varietas Rubrum,
merupakan salah satu tanaman obat yang sering digunakan di Indonesia. Jahe
jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri tinggi dan rasa paling pedas,
sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling
kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar dibanding jahe biasa. Rasa
pedas jahe merah memiliki khasiat meredakan nyeri. Sifat hangatnya bisa
digunakan untuk meredakan sakit encok dan obat gosok yang panas. Dalam catatan
produk tertulis, rimpang jahe merah memiliki kandungan senyawa alami gingerol,
zingeron,
dan shogaol.
Jahe merah bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh dari dalam. Jahe merah
juga memiliki manfaat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan sistem
kekebalan tubuh, menghangatkan tubuh, anti radang dan penambah nafsu makan.
Sama seperti jahe putih, jahe merah juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati
batuk kering. Air jahe merah dengan kandungan minyak yang hangat berguna
melancarkan pernapasan dan melegakan tenggorokan. Jahe merah ini mempunyai
khasiat dengan efek melembutkan perut, yang juga berguna bagi tubuh terhadap
masalah pencernaan seperti kembung, keracunan makanan, dan sembelit. Jahe merah
memegang peranan penting dalam dunia pengobatan di beberapa negara sebagai
bahan campuran dalam resep herbal.
B.
PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraiakan di atas, maka
permasalahanyang dibahas dalam program ini adalah:
a.
Bagaimana cara
memanfaatkan hasil pertanian lokal (Jamur, RumputlautdanJaheMerah)menjadi sesuatu produk yang bernilai ekonomi?
b. Bagaimana cara pembuatan Jarum Jabang Crispy?
c.
Bagaimana
menciptakan peluang usaha dari produksi Jarum Jabang Crispy dikalangan
mahasiswa?
d.
Bagaiman cara
mendapatkan keuntungan dari hasil usaha penjualanproduk jarum jabang crispy?
C.
TUJUAN PROGRAM
Tujuan program yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
a. Memberikan pengetahuan dan pengenalan kepada masyarakat bahwa Jamur
Shintake,rumput laut,jahe merah dapat diolah menjadi makanan ringan yang memiliki manfaat untuk meningkatkan
kekebalan tubuh terutama virus HIV/AIDS.
b. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa untuk mendorong
terciptanya wirausaha baru dengan memanfaatkan hasil tanaman lokal dan tumbuhan
herbal.
c. Berorientasi pada profit, sebagai layaknya wirausahawan.
d. Untuk mengetahui prospek dan eksistensi usaha makanan ringan yang
terjangkau di lingkungan kampus dan tempat distribusi yang lain.
e. Untuk mengkombinasikan tanaman lokal dengan tanaman herbal menjadi produk
olahan yang bermafaat bagi Kesehatan.
D.
LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah :
a.
Terciptanya
suatu peluang usaha mandiri di kalangan mahasiswa yang bergerak disektor makanankecil yang mengacu pada bidang kesehatan.
b.
Meningkatkan
karya kreatifitas daninovatif
mahasiswa dalam rangka bereksperimendan menemukan hasil karya baru.
E.
KEGUNAAN PROGRAM
Adapun kegunaan program yang dimaksud adalah :
a. Meningkatkan kretifitas dan inovasi mahasiswa dalam menemukan hasil karya
yang dapatdimanfaatkan sebagai peluang usaha.
b. Untuk meningkatkan kreatifitas dan penalarantentangpemanfaatantanaman lokal yang ada di Indonesia.
c.
Memperkenalkan kepada
masyarakat tentang manfaat dari beberapa SumberDayaAlamyang ada.
F.
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Jarum Jabang Crispy, merupakan suatu produk olahan yang terdiri dari
pemanfaatan jamur Shintake, rumput laut, dan jahe abang (jahe merah). Pada
proses pembuatannya, Produk Jarum Jabang Crispy ini memerlukan adanya
pengembangan dalam Produksi pemanfaatan rempah-rempah yang ada di Indonesia.
Hal ini terbukti dari beberapakandungan gizi yang terdapatpadapadaJamurShintake,
salahsatunyasepertiAsam amino yang merupakan
zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, fungsi asam amino yang
terasa bagi tubuh adalah sebagai daya tahan tubuh atau sebagai sistem kekebaan
tubuh, dari manfaat inilah Jamur Shintake dibeberapa negara mulai dipergunakan
untuk mengobati dan mencegah virus HIV/AIDS yang selama ini kita jumpai. fungsi
lain dari asam amino ini ialah berfungsi pada sistem pencernaan, menguatkan
hati dan memperlancar peredaran darah. Pada jamur shintake ini terdapat
beberapa jenis asam amino, yang menambah khasiat jamur shitake misalnya seperti
jenis asam amino Thiamin, Riboflavin dan Niachin, Khasiat jamur Shitake sendiri
lebih unik, karena beberapa ahli herbal menganggap jamur ini sebagai tanaman
untuk panjang umur, yang membantu mengatasi masalah paru-paru, sirkulasi darah
dan hipertensi.Jarum Jabang Crispy
ini, dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang bermanfaat karena bahan-bahan
yang dipergunakan dalam pembuatan Jarum Jabang Crispy tersebut mudah di peroleh
di daerah Semarang yaitu tepatnya di Pasar Pecinan dan Pasar Johar, yang
merupakan pasar tradisional yang masih menyediakan beberapa bahan-bahan
tradisional. Selainjamurshintake, padapembuatanjarumjabang crispy
inijugadikombinasikandenganRumputlaut,
danJehemerah.Rumputlautsudahtidakasinglagidalamkehidupanmasyarakat, karena
rata-rata pendudukpesisir di Indonesia membudidayakanrumputlautsebagaisalahsatucampurandalampembuatan
agar-agar, karena di anggapmemilikikandungannutrisi yang kaya akanserat.
Rumputlautmemilikisalahsatumanfaatuntukmeningkatkandayatahantubuh.SedangkanJahemerah,
yang takkalahfavoritnya di lingkunganmasyarakatjugabanyak di
budidayakansebagaitanamanapotikhidup yang
bermanfaatbagikesehatanmanusia.Kandungandarijahemerahsendiriialahmengandungminyakatsiri
yang memberikankehangatanbagipengguna yang memanfaatkanjahemerah.Dengan demikian, karena banyaknya beberapa manfaat yang terkandung dalam
setiap bahan – bahan yang digunakan, maka kami membuat produk makanan ringan,
yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita, sehingga penggunaan bahan-bahan
herbal yang digunakan dipercaya mampu menjadi alternatif pengobatan yang mudah
dan terjangkau serta mudah didapatkan, yang tidak perlu mengeluarkan beberapa
biaya. Maka proses pengolahannya yang akan dijadikan sebagai makanan ringan
dalam bentuk kemasan yang sangat simpel yang nantinya dapat dinikmati dimanapun
dan kapanpun di sela-sela istirahat maupun di sela-sela waktu pengerjaan tugas
kampus, serta aktivitas lainya.
Deskripsi Usaha
I.
Analisis Pasar
Seperti halnya dengan pemasaran makanan ringan lainnya,
yang banyak dijumpai di pasar atau di toko-toko tertentu, Jarum Jabang Crispy
mempunyai kelebihan di bandingkan dengan makanan ringan
lainnya yang dapat mengurangi penyebaran virus HIV/AIDS dan mengurangi kolestrol pada tubuh kita. Kelebihan tersebut yang dapat
kita rasakan dari Jarum Jabang ini adalah peroleh asam amino yang dapat mengembalikan
sistem kekebalan tubuh kita, misalnya mengatasi masalah paru-paru, sirkulasi
darah, dan hipertensi. Peluang pemasaran Jarum Jabang Crispy ini, sangat
menguntungkan bagi mahasiswa dalam penjualan, karena Jamur Jabang Crispy ini
sangat unik dan menarik yang dapat dijadikan sebagai inovasi dan pilihan baru
dalam pemilihan makanan ringan.
II. Analisis Usaha
a.
Permodalan
|
No
|
Modal
|
Qty
|
HargaSatuan
|
Jumlah
|
|
(Rp)
|
(Rp)
|
|||
|
Timbangan
|
1 Unit
|
200.000
|
200.000
|
|
|
Kompor Gas
|
1 Unit
|
400.000
|
400.000
|
|
|
Tabung Gas
|
1Buah
|
130.000
|
130.000
|
|
|
Isi ulang LPG
|
6 kali
|
15.000
|
90.000
|
|
|
Baskom
|
4 buah
|
15.000
|
60.000
|
|
|
Pisau
|
1buah
|
15.000
|
15.000
|
|
|
Spatula
|
1buah
|
5000
|
5000
|
|
|
Wajan
|
2 buah
|
65.000
|
130.000
|
|
|
Serok
|
1 buah
|
15.000
|
15.000
|
|
|
Sutil
|
1 buah
|
10.000
|
10.000
|
|
|
Ember
|
2 buah
|
30.000
|
60.000
|
|
|
Mixer
|
1 buah
|
400.000
|
400.000
|
|
|
Nampankecil
|
3 buah
|
15.000
|
45.000
|
|
|
Sendok
|
1 lusin
|
60.000
|
60.000
|
|
|
Blender
|
1 Unit
|
500.000
|
500.000
|
|
|
Ayakan
|
1 buah
|
30.000
|
30.000
|
|
|
Roll Press
|
1 Unit
|
1.000.000
|
1.000.000
|
|
|
Sewatempat
|
4 Bulan
|
450.000
|
1.800.000
|
|
|
Gelasukur
|
1 buah
|
10.000
|
10.000
|
|
|
Plastiktebal
|
5 buah
|
15.000
|
750.000
|
|
|
Plastikkecil
|
5 buah
|
9000
|
45.000
|
|
|
Mangkuk
|
3 buah
|
5.000
|
15.000
|
|
|
Piring
|
2 buah
|
5.000
|
10.000
|
|
|
Piringsaji
|
2 buah
|
20.000
|
40.000
|
|
|
Parutan
|
1 buah
|
25.000
|
25.000
|
|
|
Sarungtangan
|
1 box
|
75.000
|
75.000
|
|
|
Panci
|
1buah
|
55.000
|
55.000
|
|
|
Teflon
|
1buah
|
75.000
|
75.000
|
|
|
Sendokkayu
|
1buah
|
13.000
|
13.000
|
|
|
Telenan
|
1 buah
|
12.000
|
12.000
|
|
|
Cawan ataucangkir
|
3 buah
|
5.000
|
15.000
|
|
|
Botol
|
1 buah
|
7.500
|
7.500
|
|
|
TOTAL
|
Rp. 6.097.500,00
|
|||
Modal
Biaya PenyusutPenyusutan per Bulan = 2,5 % X 6.097.500
=
Rp 152.437,5
b.
Biaya
Produksi
Tabel 2 Biaya Produksi
|
No
|
Jenis
|
Qty
|
Hargasatuan
|
Jumlah
|
|
(Rp)
|
(Rp)
|
|||
|
1.
|
JamurShintake
|
20 Kg
|
150.000
|
1.500.000
|
|
2.
|
RumputLautKering
|
20 kg
|
60.000
|
1.200.000
|
|
3.
|
Jahemerah
|
10 kg
|
45.000
|
450.000
|
|
4.
|
MinyakGoreng
|
5 Liter
|
15.000
|
300.000
|
|
5.
|
Tepungterigu
|
15 kg
|
14.000
|
210.000
|
|
6.
|
TepungBeras
|
10 kg
|
13.000
|
130.000
|
|
7.
|
Maizena
|
2kg
|
35.000
|
75.000
|
|
8
|
Mericabubuk
|
4 botol
|
7000
|
28.000
|
|
9.
|
Baking soda
|
2 botol
|
7000
|
14.000
|
|
10.
|
Kaldububuk
|
2 botol
|
22.000
|
44.000
|
|
11.
|
Bawangputihbubuk
|
1kg
|
85.000
|
85.000
|
|
12.
|
Susububuk
|
4 kg
|
62.000
|
248.000
|
|
13.
|
Madu
|
4 botol
|
95.000
|
380.000
|
|
14.
|
JerukNipis
|
1 kg
|
16.000
|
16.000
|
|
15
|
GulaPasir
|
2 Kg
|
16.000
|
32.000
|
|
16
|
Garam
|
2 bks
|
2.500
|
5.000
|
|
17
|
Biayapenyusutan
2,5% /bln
|
152.437,5
|
||
|
TOTAL
|
Rp 4.621.438,00
|
|||
a.
Pemasukan
Tabel 3. Pemasukan/bulan
|
No
|
Jenis penerimaan
|
Qty
|
Harga Satuan
|
|
(Rp)
|
|||
|
1.
|
Penjualan Jarum Jabang Crispy
|
1000
|
11.000
|
|
|
Jumlah
|
Rp 11.000.000
|
|
b.
Pendapatan
Pendapatan =
pemasukan – biaya produksi
=
Rp 11.000.000 – Rp 4.621.438
=Rp
6.378.562
c.
BEP
(Break Event Point)
BEP (Rp) =
biaya tetap : 1(biaya tidak tetap:hasil penjualan)
=Rp
152.437.5 : 1(Rp 4.621.438 : Rp 11.000.000)
=Rp
152.437.5 : 0,42
=
Rp 362.946,00
Artinya usaha pembuatan Jarum Jabang Crispy tidak untung
dan tidak rugi (impas) saat dihasilkan pendapatan sebesar Rp 362.946,00 dari
penjualan setiap satu kali produksi.
d.
Benefit
Cost Ratio
= keuntungan : biaya produksi
= Rp 6.378.562 : Rp 4.621.438
= 1.38
Artinya, setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan untuk
produksi menghasilkan penerimaan sebesar 1,38 rupiah.
e.
Jangka
Waktu Pengembalian Modal
= (modal-biaya produksi): keuntungan X lama produksi
=(Rp 6.097.500 – Rp4.621.438) : Rp 6.378.562 X 1 Bulan
= Rp 1.476.062 : Rp 6.378.562 X 1 Bulan
= 0, 23
Artinya, modal akan kembali setelah produksi selama 1
Bulan.
G.
METODE PELAKSANAAN PROGRAM
1.
tahapan
persiapan produksi
Sebelum membuat jarum jabar crispy, langkah awal yang akan kita
lakukanadalah mempersiapkan alat dan bahan. Hal itu dilakukan agar dapat
memperlancarproses pembuatan jarum jabang crispy, sehingga dapat diolah menjadi
aneka makanan kering. Adapun tahap persiapan alat dan bahan meliputi:
a.
persiapan
alat-alat yang digunakan
-
menyiapkan
timbangan untuk mengukur bahan-bahan utama agar sesuai dengan rencana
pembuatan.
-
Menyiapkan
kompor gas dan tabung gas serta perlengkapan lain yang dapat di gunakan untuk
memasak.
-
Menyiapkan
gelasukur untuk mengukur kadar air yang akan digunakan dalam proses pengolahan.
-
Menyiapkan
baskom atau penampan yang nantinya akan digunakan sebagai tempat penirisan
jamur jabang crispy setelah digoreng.
b.
Persiapan
bahan
Bahan-bahan yang dipergunakan pada pembuatan jamur jabang crispy ini ialah
sebagai berikut :
Bahn-bahan utama
seperti; Jamur Shintake, Rumput laut, dan jahe merah.
-
Tepung terigu,Tepung maizena,Tepung beras,Telur,Minyak goreng,Merica bubuk,Baking soda,Susu bubuk,Bawang putih
2.
TahapProduksiJamur Jabang Crispy
Tahapanproduksijamur jabang crispiiniadalahsebagaiberikut:
BAHAN
a. Bahan baku
·
Bersihkan
rumput laut lalu kemudian dijemur selama 1 hari.
·
Jamurshintakesegarterlebihdahuludirendamdalam
air panasselama 3 menit, laludipotong-potongsesuaiselera.
·
Parut
jahe merah lalu peras airnya, kemudian tiriskan ampas jahe merah
·
Tiriskan
jamur lalu cuci hingga bersih, rendam kembali dengan sedikit perasan air jahe
atau sesuai selera. Karena jahe merah sifatnya pedas maka tidak perlu
menambahkan cabe.
b. Bahan Adonan Crispy
1 kg telur, tepung maizena secukupnya, susu bubuk
secukupnya, bawang putih, merica bubuk, baking soda, dan kaldu bubuk, air
secukupnya.
CARA PEMBUATAN
·
Angkat
jamur shintake dari rendaman air jahe, lalu tiriskan,
·
Potong
kecil – kecilbawang putih dengan ukuran tipis-tipis.
·
Langkah
selanjutnya ialah, kita membuat adonan crispynya, pertama-tama kocok telur lalu
sisihkan.
·
campurkan
tepung terigu, tepung maizena,susu bubuk,merica bubuk, baking soda,bawang putih
dan kaldu bubuk,campur dengan air dingin sedikit demi sedikit, kemudian masukkan kocokan telur, aduk hingga
rata.
·
Sambil
menunggu adonan crispy tercampur semua, panaskan minyak goreng dalam api yang
sedang,
·
Setelah
adonan selesai atau sudah jadi, celupkan Jamur shintake dan rumput laut padaadonanCrispy,
·
kemudian
goreng setengahmatangdan
tiriskan, lalu
celupkan lagi jamur yang sudah digoreng tersebut dan ulangimengorengnyasampaimatang.
·
Jamur jabang cricpy yang telahmatangkemudian ditiriskan untuk mengeringkan minyak
gorengnya.
·
Setelah
ditiriskan jarum jabang crispy siapuntuk dikemas.
3.
Pemasaran
Setelah proses produksiselesai,
makalangkahselanjutnyaadalahpemasaran. Target
konsumendariprodukiniadalahmasyarakatdariberbagaikalangan,
baikmasyarakatekonomiatasmaupunmenengahkebawahkarenaharganya yang
relatifterjangkau.Produkinidipasarkanmelaui outlet yang akan kami jalankan.
H.
JADWAL KEGIATAN
|
No.
|
Kegiatan
|
Bulanke
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1.
|
PerencanaanProduksi
|
√
|
|
|
|
|
2.
|
Persiapanpengadaanalatdanbahan
|
√
|
√
|
|
|
|
3.
|
Pelaksanaanproduksi
|
|
√
|
√
|
√
|
|
4.
|
Pemasaran
|
|
√
|
√
|
√
|
|
5.
|
Penyusunanlaporan
|
|
|
|
√
|
I.
RANCANGAN BIAYA
1. Biaya Habis Pakai
|
No
|
Jenis
|
Qty
|
Hargasatuan
|
Jumlah
|
|
(Rp)
|
(Rp)
|
|||
|
1.
|
JamurShintake
|
20 Kg
|
150.000
|
1.500.000
|
|
2.
|
RumputLautKering
|
20 kg
|
60.000
|
1.200.000
|
|
3.
|
Jahemerah
|
10 kg
|
45.000
|
450.000
|
|
4.
|
MinyakGoreng
|
5 Liter
|
15.000
|
300.000
|
|
5.
|
Tepungterigu
|
15 kg
|
14.000
|
210.000
|
|
6.
|
TepungBeras
|
10 kg
|
13.000
|
130.000
|
|
7.
|
Maizena
|
2kg
|
35.000
|
75.000
|
|
8
|
Mericabubuk
|
4 botol
|
7000
|
28.000
|
|
9.
|
Baking soda
|
2 botol
|
7000
|
14.000
|
|
10.
|
Kaldububuk
|
2 botol
|
22.000
|
44.000
|
|
11.
|
Bawang putih bubuk
|
1kg
|
85.000
|
85.000
|
|
12.
|
Susububuk
|
4 kg
|
62.000
|
248.00
|
|
13.
|
Madu
|
4 botol
|
95.000
|
380.000
|
|
14.
|
JerukNipis
|
1 kg
|
16.000
|
16.000
|
|
15
|
GulaPasir
|
2 kg
|
16.000
|
32.000
|
|
16
|
Garam
|
2 bks
|
2.500
|
5.000
|
|
TOTAL
|
Rp 4.669.000,00
|
|||
2.
Peralatan Penunjang PKM
|
No
|
Modal
|
Qty
|
HargaSatuan (Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
|
1
|
Timbangan
|
1 Unit
|
200.000
|
200.000
|
|
2
|
Kompor Gas
|
1 Unit
|
400.000
|
400.000
|
|
3
|
Tabung gas
|
1 Buah
|
130.000
|
130.000
|
|
4
|
Pisau
|
1 buah
|
15.000
|
15.000
|
|
5
|
Ayakan
|
1 Buah
|
30.000
|
30.000
|
|
6
|
Roll press
|
1 Buah
|
1.000.000
|
1.000.000
|
|
7
|
Blender
|
1 Unit
|
500.000
|
500.000
|
|
8
|
Mangkok
|
3 buah
|
5.000
|
15.000
|
|
9
|
Sendok
|
1 Lusin
|
60.000
|
60.000
|
|
10
|
Nampan kecil
|
3 buah
|
15.000
|
45.000
|
|
11
|
Piring
|
2 buah
|
5.000
|
10.000
|
|
12
|
Parutan
|
1buah
|
25.000
|
25.000
|
|
13
|
Gelas ukur
|
1 buah
|
10.000
|
10.000
|
|
|
TOTAL
|
2.440000
|
||
3.
Transportasi
|
No
|
Kegiatan
|
Qty
|
HargaSatuan
(Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
|
1
|
Biaya trasportasi pemasaran
|
30 hari
|
10.000
|
390.000
|
|
2
|
BiayaPromosi
|
|
|
210.000
|
|
TOTAL
|
600.000
|
|||
4.
Lain – Lain
|
No
|
Dokumentasi
|
Qty
|
HargaSatuan
(Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
|
|
1
|
Cetak / Print
|
|
|
200.000
|
|
|
Sub
Total 1 200.000
|
|||||
|
No
|
Penyewaan
|
Qty
|
HargaSatuan
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Sewa Tempat Produksi
|
4 bulan
|
450.000
|
1.800.000
|
|
|
2
|
Pekerja
|
4 bulan
|
450.000
|
1.350.000
|
|
|
Sub
Total 2 3.150.000
|
|||||
|
No
|
Laporan
|
Qty
|
HargaSatuan
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Kertas A4
|
200 Lembar
|
|
20.000
|
|
|
2
|
Tinta Printer
|
|
|
85.000
|
|
|
Sub
Total 3 105.000
|
|||||
|
Jumlah Total
|
3.455.000
|
||||
Rekapitulasi
|
No.
|
JenisPengeluaran
|
Jumlah
|
|
1.
|
Biayahabispakai
|
Rp.
4.669.000
|
|
2.
|
Peralatanpenunjang
|
Rp.
2.440.000
|
|
3.
|
Transportasi
|
Rp 600.000
|
|
4.
|
Lain – lain
|
Rp.
3.455.000
|
|
Jumlah Total
|
Rp. 11.000.000
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar